Translateツ

Translateツ

Minggu, 28 April 2013

Lagi dan lagi

Hari itu hari sabtu, aku di sms oleh teman2ku utk dateng ke skolah. Sebenarnya aku malas karena aku pasti gak les.
Ku pikir ada kgiatan penting dan trnyata hanya festival lagu perjuangan. Kami kelas 3 buat apa ke sana.
Tiba2 dia, adik perempuan yg ku knal lwat wechat mengechat aku, dia nanya aku ada dimana.
Lalu kupikir lagi buat sms dia,
Dan akhirnya kami pun bertemu di gor itu. Sempat berfoto2, hanya sedikit.
Dia menanyakan pdku tntang lelaki itu, aku heran emangnya aku baby sisternya apa?!

Sudahlah.
Lalu sorenya, aku melihat status lelaki yg ku sukai d wechat itu di facebook.
Dia sakit. Lalu aku segera mengechatnya.
Kakinya terkilir karena main bola. Aku memarahinya hehe

Aku bercerita tentang adik perempuan itu dgnnya. Aku bilang sama dia knpa ank itu brtnya kpdku tntngmu emngnya aku baby sistermu.
Dgn santai ia menjawab, emang iya.
Aku tak mengerti, ku tnya lgi pdnya emang iya apanya?
Dia jwb, iya kamu baby sisterku
Lantas aku tertawa. Hahaha berani berapa kau buat aku jd baby sistermu
Dia berkata, tnpa dibayarpun kau pasti mau jdi baby sisterku. Jadi baby sister dihatiku. Katanya gitu

Aku bilang kenapa kau yakin bgt?
Dia bilang iya yakinlah, biasanya kalo aku yakin slalu bner

Krna dia sungguh keras kepala, aku nyuruh dia nurut ke aku. Aku menyuruhnya utk menginbox temanku yg dulu ku kenalkan pdnya. Dia sdkit melawan. Dia gak mau. Tp aku ttp maksa. Aku memang aneh, aku menyukainya tapi aku menyuruhnya mendekati temanku. Hahaha it's freak!

Yg aku yakin, dia juga menyukaiku. Hanya mungkin dia belum yakin utk menyatakannya kpdku wkwk :p

Sabtu, 27 April 2013

Lanjutan Cinta via Wechat

Aku gak suka anak itu berubah, aku gak suka dia yg cuek. Dia yg gak bales chatku. Dia yg gak bales komenku, dia yg gak ngelike momenku. Aku ga tau aku salah apa kenapa dia berubah?
Apa dia udah suka sama wanita lain? Aku gak ngerti sama perasaanku.
Aku suka tapi aku malu. Aku tau ini udah zaman emansipasi wanita tapi mana mungkin aku nyatain perasaanku duluan, kalo di tolak gimana?
Aku sejarahnya ga pernah nembak cowo. It's freak!!!
Mungkin dia ga akan pernah tau perasaanku ini.
Biarlah aku yg menyimpannya sendiri. Dan biarkan rasa itu hilang dengan sendirinya :")

Kamis, 25 April 2013

Ketemu tentor

Hari ini capek tapi seneng juga sih.. Tadi di tempat les ketemu sama tentor favoritku..tentor bahasa inggris yg super ganteng, kece banget pokonya..buat hati deg2an stiap liatnya..

Dia juga ngeliat aku tadi. Apa dia masih ingat aku ya? Dulu pas dia masuk lokal ku dia pernah manggil aku pake kata2 "si cantik jelita" yaampun sumpeh miapa seneng bangetttt guaaa :D

Pengennya sih td diskusi sama dia tapi dia mau ngajar mpi juga.. Huft kesel.. :(
Kapan ya bang kita bisa jumpa lagi?

For u abang R kece :*

Lanjut cerita cinta via wechat

Entah kenapa semenjak hari itu, malam minggu dia berubah. Aku gak suka dengan perubahan itu.
Dia cuek dan cepat marah samaku. Aku ga tau aku salah apa tapi dia memarahiku. Kalo gak ku sapa duluan dia ga pernah nyapa aku. Apa cuma aku yg kangen sama dia? Apa dia gak kangen sama ku?

Kemarin, aku bilang aku 'kete' sama dia.
Dia cuma bilang "gitu kau ya,"
Aku bilang, "iya"

Aku udah mulai bimbel lagi kemarin, dan itu berarti aku gak punya waktu buat chat sma dia.
Mungkin aku bakal lupa sama dia. Lupa sama rasa suka ku itu.

Aku protect semua fto di momen ku..biar dia ga bisa liat..ya kalo dia liat sih wkwk

Ya sudahlah..aku pengen aku suka sama dia hanya sebatas teman.. :))

Selasa, 23 April 2013

Cinta via Wechat

aku gak ingat tanggal berapa persisnya kami kenal di wechat, tapi yang ku ingat kami sudah kenal kurang lebih satu bulan. awalnya, aku sering liat dia di look around, aku benar2 merasa tidak asing dengan nick yang ia gunakan. tapi semua itu aku hiraukan, selang beberapa hari ketika ku aktifkan jaringan internetku, aku lihat ada permintaan pertemanan dari look around, dan ternyata itu dia, lelaki yang nicknya tidak asing menurutku.
segera ku terima permintaan pertemanan itu. lalu dia mengirim pesan kepadaku, "salam kenal," bgtu katanya. lalu kamipun berkenalan. aku bilang sama dia aku gak asing sama nick dia. diapun meminta facebook-ku ternyata dia berteman dengan facebook pacarku.

dia seorang anak smk di kota yang sama denganku, dan aku anak sma. kami sering berdebat siapa yang lebih hebat, apakah anak smk atau anak sma. dan itu terjadi hampir setiap hari. ntah siapapun dari kami selalu memulainya. kami sering komen2an di momen, sampai2 temen2 kami nyangka kalo kami pacaran. kata mereka kami cocok dan nyambung. bahkan salah satu dari mereka sangat suka jika kami saling melemparkan komentar di momen.

aku masih ingat ketika beberapa hari kenal, ia memintaku mengenalkannya pada temanku. tapi aku sendiri bingung siapa yang ingin ku kenalkan, teman dekatku ada yang belum mau pacaran,ada yg punya pacar dan ada pula yg memiliki banyak gebetan. aku sangat bingung pada saat itu, tapi untunglah dia tidak memaksa. dua minggu kemudian, aku membaca status facebook teman dekatku,dia meng-update bahwa ia ingin memiliki pacar. aku langsung terpikir pada lelaki yg ku kenal di wechat itu, kenapa tidak ku kenalkan saja mereka, besitku dalam hati. disaat itu, aku belum begitu menyadari bahwa aku sebenarnya telah menyukai lelaki itu.

ntah kenapa ketika aku memberi tahu kepada lelaki itu bahwa aku ingin mengenalkannya pada temanku dan ketika aku mendengar jawaban2 dari lelaki itu, tiba2 aku merasa cemburu. tapi aku segera menghiraukan perasaan itu. aku menyuruhnya meng-add facebook temanku itu. selang beberapa menit, ku buka beranda facebook ku. aku melihat dia mengirimkan pesan dinding kepada wanita itu (temanku) "makasi:)" begitu katanya. entah kenapa aku merasa cemburu serta takut. ku lihat lagi temanku membalasnya, dan mereka melanjutkannya via inbox. itu berarti bahwa aku tdk dapat melihat apa yg dibicarakan oleh mereka.

aku tidak tau apa yang lelaki itu pikirkan tentangku, apakah dia juga menyukaiku. kami sering saling menggombali, entahlah aku bingung apakah dia benar2 menyukaiku. aku pernah bercerita dengannya tentang temanku. tentang rindunya aku kpd mereka. aku bilang aku ingin menzolimi mereka karena itu salah satu bentuk kasih sayangku. dia menjawab, kayak gitu rasa sayang gimana kalo misalnya aku jadi pacarmu, ntah kayak mana aku kau buat. entah cuma aku yg kegeeran tapi kenapa dia memisalkan dirinya menjadi pacarku.

aku juga pernah membahas tentang masalah anak terakhir, aku bilang dia wajar manja sama mamaknya karena dia anak terakhir (sama sepertiku). dia bilang iya emang mau manja sama siapa lagi. aku jawab sama siapa aja boleh. dan dia berkata kalo gitu samamu aja. aku semakin bingung dengan sifatnya, kalo aku ngambek ke dia, dia melarangku. yang membuatku semakin bingung ketika ia memarahiku karena aku mengatakan kepada adek wanita di wechat bahwa lelaki itu salah sebut namaku dengan nama adik itu.

dia memarahiku sedemikian rupa, aku yg merasa dikasari sama dia langsung menjawab, yaudah santai aja ga usah pake urat ngomongnya. dia membalas, ya kenapa bakso aja boleh pake urat kenapa aku ngomong gak boleh. akupun semakin kesal, apa dia gak sadar kalo aku cemburu ku jawab, enggak apa2 terserahmu suka2mu hidup hidupmu kok. dia jawab lagi, tapi sebagian dari hidupku kan hidupmu juga.

ah entahlah. aku bingung. dia juga pernah bilang ke aku, "aku bingung liat kamulah" aku jwb "yauda kalo gitu ga usah di liat" dia bilang lagi "itu dia yg susah, kalo gak di liat nanti aku kangen"

aku menyukainya. ya aku tau aku salah karena aku saat ini juga masih mempunyai kekasih.