Entah sampai kapan aku merindukannya secara diam2. Entah sampai kapan aku memendam perasaan ini. Apa aku harus menunggu dunia berhenti berputar untuk menyatakannya? Oh tidak. Bahkan saat bumi berhenti berputar pun aku tak bisa untuk menyatakannya. Aku akan memendamnya. Terus memendamnya.
Aku tau aku tak pantas sehingga keberanianku itu ciut. Aku hanya seorang wanita polos dan lugu. Aku sebenarnya ingin lebih dari sekadar teman, tapi apa dayaku? Jika aku tak bisa memilikimu biarkan aku menjadi teman dekatmu. Aku ingin mendengar semua kisahmu, saat kau senang ataupun sedih.
Aku tak bisa berharap banyak. Satu harapan saja, kau harus tetap memberiku kabar. Hanya itu. Cukup sederhana tapi sungguh berarti.