Translateツ

Translateツ

Rabu, 27 November 2013

25 Novemberku untukmu :')



Awal aku bertemu denganmu aku memandangmu hanya sebatas senior biasa, aku gak punya niat sedikitpun untuk dekat denganmu. Dan sampai saatnya aku melihat namamu dipertemanan facebook salah seorang seniorku yang lain, yang sewaktu pertama kali kita bertemu kau mempromosikannya, aku segera menambahkan facebookmu ke pertemananku. Kau merespon permintaan pertemanan itu. Aku mengechatmu dan kau meresponnya juga. Kau orang yang asyik. Kau bisa membuatku tertawa saat bersamamu. Kau seperti dia, meski dia dan kau jelas berbeda. Aku belum berpikir jauh tentang perasaan ini. Aku menganggapnya hal yang biasa. Saat kau meminta nomor handphone ku di facebook, kau mengesmsku. Hari demi hari kita lewati, saling curhat, bercanda. Aku menikmatinya. Aku mulai menyukaimu. Tapi aku segera menepis perasaan itu, aku masih dimiliki olehnya. Hubungan kami memang sedang genting. Antara lanjut dan tidak. Kami takkan bisa bersama karena sebuah perbedaan yang takkan terpecahkan itu. Aku mulai melupakan dia saat bersamamu. Aku menyukaimu. Aku tak ingin melewatkanmu dalam hidupku tapi itulah yang ku lakukan saat ini. Aku melewatkanmu. Memang aku bodoh, aku menyukaimu tapi gak sabar untuk menunggu. Di satu sisi kau benar, semua terlalu cepat untuk kita. Tapi inilah sekarang yang kita dapat, kita gak bisa bersama. Ini kesalahanku. Aku bodoh. Aku mengabaikan kode darimu, jelas kau bertanya padaku salah atau tidak jika kau berharap padaku.
Aku berpacaran dengan lelaki lain yang bahkan sudah tidak ku sukai lagi saat ini. Entah kenapa aku memilih lelaki itu untuk menggantikan dia dihidupku, kenapa bukan kau. Aku ingin kau tapi aku memilih lelaki itu, aku bodoh. Bahkan lelaki itu tidak jauh lebih baik dari dia.  Aku bodoh, aku labil. aku tau kau kecewa samaku, bahkan untuk menyukaiku lagi sulit untukmu. Perasaan ini semakin muncul buatmu ketika kau sudah mulai menjauhiku. Aku sadar ini kesalahanku, aku terlalu cepat mengambil keputusan. Bahkan aku sudah menyakiti beberapa hati lelaki karena keputusanku, termasuk kau. Aku gak bisa memungkiri hatiku, aku menyayangimu.
Hari ini aku bertemu lagi denganmu setelah seminggu aku tak melihatmu. Kau menegurku. Aku hanya bisa terdiam melihatmu, kau tau tidak saat itu aku salah tingkah. Aku semakin menyukaimu. Temanmu menggodai kita. Kau tau tidak, aku malu tapi aku senang karena aku memang menyukaimu. Aku gak tau kenapa aku bisa menyukaimu. Aku hanya mencoba jujur dengan hatiku, aku ingin melihatmu setiap saat dikampus kita. Mungkin ini keinginan bodoh. Aku selalu berandai-andai kalau kita bisa bersama but sepertinya itu mustahil. Yang kau tau aku dengan lelaki itu, padahal kemarin aku sudah memutuskannya. Seandainya aku bisa memutar kembali waktu yang pernah ada, ku pastikan aku takkan memilih lelaki itu. Aku akan memilihmu. Kesempatan itu mungkin takkan datang dua kali. Tapi jika kesempatan itu datang lagi, aku takkan menyiakannya. Aku ingin bersamamu walau mungkin kau sudah tak inginkan aku.

<3
Salam sayang buatmu dariku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar